Kutbah Jum'at
Mensyukuri Nikmat UmurKhutbah I
Jamaah Jum'at rahimakumullah,
Pada kesempatan ini saya selaku khatib kembali mengingatkan, utamanya untuk diri saya sendiri, marilah kita bersama-sama meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, Zat yang telah menciptakan kita dan telah memberikan segala kenikmatan hidup hingga saat ini. Ketaqwaan dalam arti melaksanakan semua perintah-Nya serta meninggalkan larangan-larangan-Nya. Dan juga ketaqwaan yang dapat menumbuhkan rasa syukur atas segala nikmat Allah.
Allah senantiasa mencurahkan nikmat-Nya kepada kita dengan bermacam-macam nikmat yang tidak dapat dihitung banyaknya. Dalam hal ini Allah berfirman dalam Surat An-Nahl:18:
"Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya engkau tidak dapat menghitung jumlahnya."
Sungguh benar firman Allah, andaikata kita hitung satu per satu, nikmatnya mata hingga kita bisa memandang indahnya dunia, nikmatnya telinga hingga kita bisa mendengarkan suara-suara yang indah, juga organ-organ tubuh kita: jantung, paru-paru, ginjal, otak, dll yang semuanya terrangkai untuk mengerakkan tubuh kita, Semuanya itu adalah nikmat yang diberikan Allah kepada kita secara gratis tanpa membayarnya. Dan yang tidak kalah penting adalah nikmat Allah berupa umur dan rizki yang telah kita peroleh sampai saat ini. Adakah kita pernah mengira bahwa nikmat rizki dan umur bukan berasal dari Allah? Tidak, semua yang ada di alam raya ini adalah milik Allah, termasuk diri kita sendiri, adapun umur dan rizki yang kita peroleh hanyalah titipan Allah belaka yang nantinya harus kita pertanggungjawabkan kepada yang memilikinya, yaitu Allah SWT. Selengkapnya... Kirim Komentar
|



