Sejumlah Masjid Di Kab. Malra Dan Kota Tual, Arah Kiblatnya Tidak Tepat
Tual-Malra, Beberapa masjid yang ada di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual arah kiblatnya tidak mengarah ke baitullah (ka'bah). Hal ini dapat diamati secara langsung tanpa menggunakan alat navigasi seperti kompas, terutama pada salah satu masjid yang termegah di Kota Tual yaitu Masjid Al farizi.
Arah kiblat masjid yang dibangun dengan arsitektur Persia ini, melenceng sebesar 10� sampai 20� dari arah sebenarnya.
Sebagaimana yang ditetapkan berdasarkan letak koordinat geografis, arah kiblat untuk kota Tual adalah 68� 53' 32" dari titik utara ke titik barat. Sedang arah kiblat masjid Al Farizi menunjuk ke arah 70� 20' 42" dari titik utara ke titik barat.
Perbedaaan sebesar itu sudah sangat berpengaruh besar terhadap arah kiblat yang sesungguhnya. Kepala Seksi Urais Dan Penyelenggaraan Haji Kandepag Kabupaten Maluku Tenggara, H. Jamaludin Bugis, S.Ag. yang dikonfirmasi mengenai hal ini menyatakan bahwa pada kebanyakan masjid yang dibangun di Maluku Tenggara dan Tual dalam menentukan arah kiblat masih menggunakan metode tradisional, sehingga tidak tertutup kemungkinan ada nya masjid yang melenceng arah kiblatnya sebesar itu. "Penetapan arah kiblat di masjid Al Farizi itu kemungkinan besar tidak melibatkan instansi terkait tetapi berdasarkan arah terbenamnya matahari sebagaimana yang dilakukan oleh masyarakat tradisional", ujarnya.
Untuk itu lanjut Jamaludin, Kandepag Maluku Tenggara akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat memahami betapa pentingnya ketepatan arah kiblat dalam melaksanakan sholat. Sebab menghadap kiblat merupakan syarat sahnya sholat. Akan tetapi kendala utama dalam hal ini adalah karena adanya fanatisme umat Islam maluku Tenggara terhadap pendapat tokoh agama atau pemuka masyarakat yang menjadi guru atau panutan mereka sehingga apa yang dikatakan oleh tokoh itu dianggap sebagai kebenaran mutlak, termasuk dalam hal penentuan arah kiblat.
Dari pemantauan KUA dullah selatan, bukan hanya masjid Al Farizi saja yang arah kiblatnya tidak tepat arah kiblatnya tetapi juga masjid Al Falah Perumnas, Attaqwa Tual dan lebih banyak lagi di desa-desa.
Ini merupakan tanggungjawab Kandepag Maluku Tenggara sebagai instansi yang bertugas untuk melakukan pembinaan keagamaan bagi masyarakat agar masyarakat dapat beribadah sesuai dengan syari'at Islam. [yus]
Sebagaimana yang ditetapkan berdasarkan letak koordinat geografis, arah kiblat untuk kota Tual adalah 68� 53' 32" dari titik utara ke titik barat. Sedang arah kiblat masjid Al Farizi menunjuk ke arah 70� 20' 42" dari titik utara ke titik barat.
Perbedaaan sebesar itu sudah sangat berpengaruh besar terhadap arah kiblat yang sesungguhnya. Kepala Seksi Urais Dan Penyelenggaraan Haji Kandepag Kabupaten Maluku Tenggara, H. Jamaludin Bugis, S.Ag. yang dikonfirmasi mengenai hal ini menyatakan bahwa pada kebanyakan masjid yang dibangun di Maluku Tenggara dan Tual dalam menentukan arah kiblat masih menggunakan metode tradisional, sehingga tidak tertutup kemungkinan ada nya masjid yang melenceng arah kiblatnya sebesar itu. "Penetapan arah kiblat di masjid Al Farizi itu kemungkinan besar tidak melibatkan instansi terkait tetapi berdasarkan arah terbenamnya matahari sebagaimana yang dilakukan oleh masyarakat tradisional", ujarnya.
Untuk itu lanjut Jamaludin, Kandepag Maluku Tenggara akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat memahami betapa pentingnya ketepatan arah kiblat dalam melaksanakan sholat. Sebab menghadap kiblat merupakan syarat sahnya sholat. Akan tetapi kendala utama dalam hal ini adalah karena adanya fanatisme umat Islam maluku Tenggara terhadap pendapat tokoh agama atau pemuka masyarakat yang menjadi guru atau panutan mereka sehingga apa yang dikatakan oleh tokoh itu dianggap sebagai kebenaran mutlak, termasuk dalam hal penentuan arah kiblat.
Dari pemantauan KUA dullah selatan, bukan hanya masjid Al Farizi saja yang arah kiblatnya tidak tepat arah kiblatnya tetapi juga masjid Al Falah Perumnas, Attaqwa Tual dan lebih banyak lagi di desa-desa.
Ini merupakan tanggungjawab Kandepag Maluku Tenggara sebagai instansi yang bertugas untuk melakukan pembinaan keagamaan bagi masyarakat agar masyarakat dapat beribadah sesuai dengan syari'at Islam. [yus]
Data Keagamaan
Link
- Kementerian Agama RI
- Ditjen Bimas Islam
- Ditjen PHU
- KUA Imogiri
- KUA Arahan
- KUA Karang Anyar
- KUA Pemangkat
- KUA Denpasar Timur
- KUA Kei Besar
- KUA Terentang Pontianak
- KUA Purwanegara
- KUA Purbalingga
- KUA Wanasari Brebes
- KUA Poncokusumo Malang
- Kanmenag Musi Banyasin
- KUA Sokaraja Banyumas
- KUA Japah Blora
- KUA Sinjai Utara
- KUA Rasau Jaya, Kalbar




Komentar
RSS feed komentar.